Pertama kali mengetehaui ada aplikasi ini, setelah membaca postingan Imron Rosjadi di salah satu forum intranet kantor, tentang Ubuntu Muslim Edition.
Minbar adalah aplikasi adzan di Linux untuk desktop Gnome. Hmm, aplikasi yang selama ini saya cari, dan saya berniat memasukkannya ke Racix.
Tadi pagi saya coba mengkompilasi kode sumber yang saya peroleh dari Arabeyes Project untuk pustakanya dan program inti dari Djihed Afifi. Sayangnya, saya belum membuatkan paket untuk keluarga Slackware. Maklum, agak terburu-buru, pakai 3 jurus biasa:./configure && make && make install.
Kalau agak luang, saya akan sempatkan untuk membuatkan paket untuk keluarga Slackware
Ini screenshot yang saya tangkap tadi pagi:

catatan:
Untuk Preferences belum saya masukan kode kota dan sebagainya, karena harus unduh datanya ke http://www.islamicfinder.org. Tapi secara umum perhitungan waktu dengan jam lokal cukup mendekati waktu sholat setempat (Bandar Lampung)
Posted in Racix, Screenshot | 6 Comments »
February 17, 2007 by racix
Ditanya seperti itu, saya menjadi bingung dibuatnya. RACIX 2.0 didesain untuk digunakan sebagai LiveCD Linux yang dapat diinstal. Aroma desktop lebih kental terasa pada RACIX 2.0. Tapi pengembangannya sedikit tersendat, ketika memasuki babak akhir. Satu di antaranya adalah faktor non-teknis yang saya alami, istri dan anak saya masuk rumah sakit selama 5 hari. Alhamdulliah sekarang sudah sembuh.
Continue Reading »
Posted in Racix | 6 Comments »
Saya pikir semua sudah mafhum, untuk membuat koneksi internet di Windows dengan menggunakan koneksi dial-up sangat mudah, dengan syarat driver modem sudah terinstal. Bagaimana dengan GNU/Linux? Beberapa distro besar biasanya telah memaketkan dialer yang cukup mudah digunakan, lagi-lagi dengan catatan driver modem internal/eksternal telah dikenali. RACIX yang berbasis Slackware plus Dropline GNOME –ho ho ho– adalah sebuah racikan khusus buat teman-teman saya, berorientasi desktop dan berharap cukup mudah untuk digunakan. Biasanya, kalau ingin sambung internet saya mengunakan perintah CLI yang saya contek dari Infolinux. Tapi rasanya itu kurang ramah-pengguna, apalagi bagi pengguna baru Linux.
Continue Reading »
Posted in Racix | 7 Comments »
Pada akhirnya saya memutuskan untuk membuat blog ini, Racix –Jamu Pegel Linux–. Pada awalnya saya hanya mempunyai rencana untuk menjadikan Racix bagian dari blog pribadi saya. Tapi oleh beberapa orang teman dianjurkan agar Racix mempunyai situs web sendiri. Dan jadilah blog mengenai Racix, tersendiri.
Sebagian tentang apa itu Racix, pernah saya ulas sedikit di blog saya. Dan ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Preaxz yang telah memberi sebagian ruang di NetCenter (forum intranet) untuk para penggemar linux di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.
Candidate Desktop RACIX 2.0

Posted in Racix, Screenshot | 2 Comments »