Ditanya seperti itu, saya menjadi bingung dibuatnya. RACIX 2.0 didesain untuk digunakan sebagai LiveCD Linux yang dapat diinstal. Aroma desktop lebih kental terasa pada RACIX 2.0. Tapi pengembangannya sedikit tersendat, ketika memasuki babak akhir. Satu di antaranya adalah faktor non-teknis yang saya alami, istri dan anak saya masuk rumah sakit selama 5 hari. Alhamdulliah sekarang sudah sembuh.
Dan beberapa hari yang yang lalu, ketika menjelajah ke Distrowatch.com, saya mendapati pengumunam dari Tomas Matejicek tentang rilis pengembangan SLAX 6.0.0 Pre 3, dengan menggunakan skrip Linux-live 6.0.1. Tergoda aku untuk mencobanya. Namun sayang, beberapa paket penting harus diupgrade, kernel salah satunya, minimal 2.6.20 (kompilasi lagi…. hehehe).
Kernel, syukurnya telah tersedia di jaringan intranet kantor, jadi tak terlalu khawatir, tapi patch untuk bootsplash belum tersedia. Sementara saya sedang diburu waktu, malas saja kalau harus coba utak-atik patch bootsplash untuk kernel 2.6.18/2.6.19 supaya bisa dipakai pada kernel 2.6.20.
Setelah beberapa hari berburu patch bootsplash ketemu juga untuk kernel 2.6.20. Saya sendiri tak sengaja menemukan situs ini, berisi beberapa patch bootsplash sesuai dengan versi kernelnya. Tak terlalu banyak patch yang tersedia seperti di bootsplash.de atau bootsplash.org, tapi memuat patch yang cukup mutakhir di mulai dari kernel 2.6.11 sampai dengan 2.6.20. Akhirnya patch tersebut terunduh dengan sukses. Dan siap-siap kompilasi lagi, demi kepuasan pelanggan. He he he.
Selain itu, Dropline GNOME 2.16.2 juga telah selesai saya unduh. RACIX 2.0 menggunakan Dropline GNOME sebagai desktopnya.
Jadi pekan ini, cukup banyak yang harus dikerjakan:
- Kompilasi kernel 2.6.20 dengan beberapa tambalan: bootsplash, squashfs+lzma (sqlzma)
- Kompilasi aufs (Another unionfs)
- Upgrade Dropline GNOME
Mudah-mudahan bisa selesai dalam sepekan ke depan
Terima kasih buat:
1. Imron Rosjadi, yang telah menyediakan kernel 2.6.20
2. Anggit Sasmito, yang telah menyediakan Dropline GNOME 2.16.2
3. Rekan-rekan lain, yang sabar menanti.
Jadi 1 bulan, 2 bulan , 3 bulan , atau ….
sabar yo mas…
dah banyak pelanggan yang nunggu…mending telat daripada berantakan..
toh racix beredar ketika sudah siap, bukan ketika konsumen kepingin. wehehehe
17 februari + sepekan = 24 february….
Sekarang dah 26 february, kena sanksi gak ya….:)
wuaaaah kewl, numpang nyoret dikit ya om eko? ga sabar nih pengen liat racix versi 2. bagi-bagi linknya ya
om imron, gmn? sukses dapet tempat buat naroh repository nya di slackware.linux.or.id ?
@ A. Hardiena
Wah ini mesti mas Imron yg ngasih tauk. hehehehe. Insya Allah kalo bener2 di rilis akan kita sebarkan. Maklumlah miskin bandwith.
Boleh dong saya di emailken cara patch dan kompilasi kernelnya mas, saya kurang sukses saat patch kernel 2.6.22 dengan lzma457, sqlzma, aufs, dan squashfs3.3.
Saya ambil dari situs mas thomas juga. tapi kernelnya beda, 2.6.22 gitu